Perjalanan Canel di Wisata Borobudur

Kampung Semar, Bukit Barede dan Punthuk Gupakan Borobudur Magelang

Canel adalah singkatan dari Cah Nelnelan yang berarti suka berpergian atau main ke tempat-tempat menarik terutama tempat baru yang cocok untuk foto-foto. Uniknya disetiap canel melakukan perjalanan tidak pernah ada rencana sebelumnya, jadi selalu mendadak yang kadang bikin teman-teman lain suka bilang tidak pernah di ajak.


Hari itu kita tim canel yang terdiri dari kak Aimie, Muh Ilham, Joni, Mira & Naura, Richa, Diyar (DK), Bagus, Indah, Bharata dan saya berniat menghabiskan waktu di tempat wisata, karena bingung belum ada rencana jadi saya putuskan untuk melakukan perjalanan wisata di daerah Borobudur yang mereka belum pernah kunjungi. Daerah Borobudur Magelang memang memiliki potensi wisata yang sangat besar, selain Candi Borobudur yang sudah mendunia juga memiliki wisata alam yang sangat banyak dan wajib kita kunjungi.

Perjalananpun kita mulai dari rumah Mira di Banyakan, Mertoyudan menuju Borobudur dengan  tujuan pertama menuju Kampung Semar yang terletak di daerah Brongsongan, Ringinputih, Borobudur, Magelang. Kampung Semar ini merupakan sebuah homestay atau penginapan yang terdiri dari beberapa rumah model limasan jaman dulu dengan ornamen unik dari mulai hiasan lampu jaman dulu, bangku dari kayu hingga lukisan di dinding-dinding rumah yang membuat tempat ini sangat menarik. Selain rumah-rumah unik, di kampung semar ini juga terdapat beberapa taman dan aula untuk bersantai, menikamti suasana sekitar atau membayangkan seandainya bisa tinggal di Kampung Semar yang mungkin akan terasa nyaman dan tenang. Untuk harga permalamnya sendiri saya belum tanya karena niat kita hanya untuk foto-foto saja, cuma tetap di haruskan untuk membayar parkir motor karena dengan membayar parkir kita sudah bebas masuk dan melakukan pengambilan foto di tempat-tempat yang kita sukai.


Perjalanan kita lanjutkan ke Bukit Barede, bukit yang berada di Dusun sendaren 2, Karangrejo, Borobudur, Magelang ini tidak jauh dari Kampung Semar dengan mengendarai sepeda motor hanya butuh waktu kurang lebih 10 menit sudah sampai lokasi. Bukit yang terletak di sebelah timur Bukit Rhema atau Gereja Ayam ini memiliki pemandangan yang berbeda, ada kebun bunga yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain, ayunan, rumah pohon dan gardu pandang tempat untuk melihat matahari terbit jadi cocok unutk berwisata bareng teman atau keluarga. Tarif masuk ke Bukit Barede juga lumayan murah, hanya Rb. 5.000 saja sudah bisa menikmati keindahan pemandangan Borobudur.


Dari Bukit Barede kita berlanjutkan ke Punthuk Gupakan, melewati jalur dalam jalan perkampungan butuh waktu kurang lebih 20 menit kita sampai di Dusun Kamal, Giritengah, Borobudur, Magelang. Jalannya lumayan mudah di jangkau dan aman untuk pengendara sepeda motor karena hanya ada satu tanjakan yang tidak terlalu tinggi sebelum sampai tempat parkir, dan dari tempat parkir dengan jalan kaki hanya butuh waktu sebentar saja tidak sampai 5 menit sudah sampai lokasi.


Punthuk Gupakan merupakan salah satu punthuk dari sekian banyak punthuk yang berada di Borobudur dengan beberapa rumah pohon, gasebo dan gardu pandang ini merupakan tempat yang cocok untuk melihat matahari terbit, menikmati pemadangan alam gunung Merapi dan Merbabu juga keindahan pemandangan sekitar Borobudur. Spot foto yang bisa kita dapatkan juga sangat banyak dengan berlatar belakang pemandangan alam dijamin hasil foto akan sangat menarik. Tarif di punthuk gupakan ini juga terbilang sangat murah, sama dengan bukit barede hanya membayar Rp. 5.000 saja.


Lelah yang kita rasakan terbayarkan oleh keunikan dan keindahan alam Kabupaten Magelang, hanya dengan melakukan perjalanan beberapa jam saja kita suda mendapatkan 3 tempat yang sangat menarik.

Selamat menikmati wisata Magelang dan nantikan perjalanan arya berikutnya.


By : Arya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menengok Pohon Randu Alas di Candimulyo

Sunrise dari Punthuk Gajah Mungkur Borobudur

Sunset di Tengah Desa Prajegsari